Consultation, Discussion, or other. Email me at: consulting {at} rifqion {dot} com
PLC/PAC, DCS, HMI, SCADA, Instrument, Control, etc

Video Tutorial – Ion7650 Power Meter reading from Citect SCADA

October 16th, 2018 No comments

Cara membaca nilai ION7650 power logic ke SCADA CitectSCADA 2016. melalui Ethernet (Modbus TCP)


Modicon M580 Redundant (Hot-Standby)

October 15th, 2018 No comments

Tags:

Augmented Operator Advisor

October 15th, 2018 No comments

Tags:

Modicon M580 Safety (SIL 3)

October 15th, 2018 No comments

Tags:

Vijeo XL ( Machine SCADA )- Indusoft Web Studio – Intouch Machine Edition

October 15th, 2018 No comments

Pada tahun 2013, Indusoft sebuah software company yang bermarkas di Texas USA, di akuisisi / dibeli oleh Vendor dan Multinational Company yang membindagi automation software dan DCS ternama yaitu Invensys dimana perusahaan ini memiliki sebuah rentang produk yang cukup lengkap dari Mulai DCS nya Foxboro DCS, Triconex Safety System, dan si Worldwide Market Leader untuk SCADA dan HMI yaitu Wonderware. Walaupun bertahun-tahun sebelumnya Invensys sudah mengakuisisi Wonderware, sepertinya masih belum puas dengan fitur-fitur dan segment yang ditawarkan oleh Wonderware baik Wonderware System Platform dan keturunannya seperti Intouch HMI. Mungkin Invensys mengejar ranah low-end market dimana indusoft pada saat itu bermain di OEM software dan HMI kelas murah.

Namun siapa Sangka, Pada akhir tahun 2013 masih di tahun yang sama dengan akuisisi Indusoft oleh Invensys, di umumkan bahwa Schneider Electric sebuah perusahaan raksasa yang produknya sangat-sangat-sangat-dan sangat banyak, telah deal dengan harga tertentu untuk mengakuisisi Invensys dan brand product keturunannya. Sebuah Deal cukup besar pada saat itu yaitu 5Billion USD atau setara Rp. 75,000,000,000,000 (75 Trilyun Rupiah) jika harga 1 Dollar = Rp. 15K. walau tidak sefantastis dan seheboh Facebook membeli WhatsApp dengan nilai 19Billion USD.

Pada January 2014 akuisisi Invensys berjalan mulus dan selesai penuh. maka semua produk Invensys menjadi milik Schneider Electric, termasuk Indusoft yang mungkin baru beberapa bulan berada di lingkungan Invensys.

Setelah akuisisi Invensys ini, Schneider Electric kemudian memulai fokus pada bisnis Softwarenya dengan membentuk Bisnis Unit baru yaitu Schneider Electric Software Business Unit . dengan mencemplungkan semua Software-software schneider sebelumnya kedalam wadah yang sama untuk di godok dan goreng bersama. dengan Business unit ini Citect SCADA, ClearSCADA, Wonderware, Indusoft dan masih banyak lagi menjadi satu tim software dimana mereka bisa saling melengkapi. seperti fitur alarm ClearSCADA yang dicomot ke dalam CitectSCADA pada versi 7.4 dan improvement lainnya. Namun pada tahun 2018 Schneieder Electric kembali melakukan gebrakan yaitu mengakuisisi perusahaan software ternama dibidang Engineering yaitu Aveva senilai 3.4Billion Poundsteerling (£) atau senilai 68 Trilyun Rupiah (jika 1 £ = Rp.20K), dimana Schneider Electric memiliki share 65% untuk Aveva dengan nilai akuisisi tersebut.

dengan akuisisi Aveva ini, peta percaturan software businees unit schneider berubah drastis, dimana Software Business unit Schneider yang baru seumur jagung justru secara utuh (mulai VP hingga R&D mungkin juga termasuk OB) dipindahkan ke wadah yang jauh lebih tepat yaitu Software Company : AVEVA. dimana software-software Schneider akan lebih matang dikelola oleh Software Company dan berkolaburasi dengan tim R&D software dari AVEVA. kemudian Schneider Electric (yang juga pemilik Aveva) menjadi customer terbesar dari Aveva (dimana Schneider Electric bertugas menjadi distributor ataupun Reseller dari software Aveva) dan bisnis berjalan seperti biasa.

 

Kembali ke Indusoft, setelah Indusoft masuk ke dalam lingkungan Schneider Electric, maka Brand Indusoft dan sistem penjualan lamanya akan tetap dipertahankan yaitu tetap dijual melalui distributor yang sama atau system integrator yang sama. Namun dilain hal Indusoft ini sebenarnya sudah terlanjur memasuki 3 Area bisnis (Indusoft sendiri, Wonderware, dan Schneider Electric). Ciri khas Schneider seperti yang dilakukan sebelumnya pada Citect SCADA (2006) dengan mensplit menjadi 2 product yaitu Citect SCADA dan Vijeo Citect, dimana Citect SCADA (nama brand asli) dijual melalui eksisting block chain (rantai penjualan yang berjalan), sedangkan  Vijeo Citect melalui rantai Schneider Electric. Pada Indusoft, product ini terbagi kedalam 3 rantai yang berbeda dan pada akhirnya dibuat 3 brand untuk software ini yaitu:

  1. Indusoft Web Studio (IWS) – by Existing Channel and Distributor
  2. Intouch Machine Edition (Intouch ME) – By Wonderware Brand and distributor
  3. Vijeo XL (Machine SCADA) – By Schneider Electric (tim yang sama dengan Magelis HMI dan Vijeo Designer)

Masing masing software memiliki environtment yang sama namun sedikit perbedaan pada fitur-fitur seperti licensing, driver, Windows CE support, template, dan lain sebagainya.

Indusoft:

 

Intouch ME:


Tags:

HMI GTU (HMIG3U) Recovery

March 5th, 2018 2 comments

If your HMIG3U Magelis runtime just crash and Halt you can recover only using SDcard by using this tool “BackupRecovery” you can download from this link: https://schneider-electric.box.com/s/c6ray49otwvj1p3ugyq66b3kx76lsqzc

 

and image recover HMIG3U VJD 6.2 SP 5.1 : https://schneider-electric.box.com/s/pxquf8r3d507k01od8w8l1rnowv8nj8m

 

and here is the official tutorial from schneider electric, the different thing is only version of image. if you are using newer version you can’t recover to the previous version so I created the newest version:

https://www.schneider-electric.com/en/faqs/FA242275/

 

 


Vijeo Designer Project Data – Default Path

October 16th, 2017 2 comments

Halo,

Jika kita sudah pernah menggunakan Vijeo Designer, pasti sudah sangat familiar dengan cara Save Project yang agak sedikit berbeda dengan software seperti microsoft excel atau software pada umumnya. jika kita melakukan penyimpananan pada software apapun, normalnya kita akan ditawarkan untuk menyimpan di lokasi tertentu, namun berbeda dengan Vijeo Designer yang menyimpan ke lokasi default nya, yang mungkin kita butuhkan. walaupun sebenarnya kita dapat melakukan backup/Export kemudian barulah kita dapatkan file backup berupa *.VDZ ada kalanya kita butuh backup project nya secara langsung dari folder defaultnya, dimanakah folder tersebut?

berikut adalah lokasi default Vijeo Designer 6.2 :

C:\Users\Public\Documents\Vijeo-Designer 6.2\Vijeo-Manager

Vijeo Designer Basic 1.1:

C:\Users\Public\Documents\Vijeo-Designer Basic 1.1

 

 

Magelis, Vijeo Designer, Vijeo Designer Basic, Schneider Electric


CitectSCADA to Siemens PLC connection (S7-1500 / S7-1200) using PSDIRECT

August 2nd, 2017 No comments

Soon


Tags:

CitectSCADA – Dot Matrix Alarm Printing (Problem)

November 30th, 2016 No comments

If you are having trouble with alarm printing to dot matrix (via DOS-PRINT)

Suspect trouble: Your alarm only printed once, after that you can’t print anymore even using manual command/script.

here is some trick to make your alarm print works:

1st Step:

configure your device (printer) as usual configuration (I assume you have configured DOS-PRINT)

2ND Step:

This is the main trick, we need to Flush the printer (In my case, I put every 3 second)

and the function PrinterFlush() should be created in cicode.

And here is the cicode function:

 

Done.


Complete Datasheet / Catalog Schneider Product

February 22nd, 2015 1 comment

Just enter your product refference number to this box.

Enter your product ID (without space)





Contoh:

  • CPU M340 : BMXP342020
  • Powersupply Phaseo: ABL1REM24025
  • Powermeter: PM700MG
  • Current Transformer: METSECT5CC005
  • Quantum NOE: 140NOE77101
  • Magelis Panel HMI: HMIGTO6310

What you can get from this tools:

Baca Selengkapnya…