Consultation, Discussion, or other. Email me at: consulting {at} rifqion {dot} com
PLC/PAC, DCS, HMI, SCADA, Instrument, Control, etc

Database to OPC (Iconics DataWorX)

December 1st, 2012 No comments

Pernahkah terpikirkan ketika anda mengintegrasikan sebuah sistem baru dengan existing system yang berbeda teknologi? misalkan ketika anda akan mengintegrasikan plant yang akan di monitoring yang salah satu system didalamnya menggunakan database sebagai penyimpanan data dan tidak memiliki services seperti OPC? namun anda perlu menampilkannya pada HMI? berikut ini bisa jadi sebuah solusi untuk anda..

Baca Selengkapnya…


Intellimax – HMI REVIEW

December 1st, 2012 2 comments

Intellimax merupakan salah satu produk HMI, yang menawarkan fitur unggulannya yaitu web based HMI. Intellimax merupakan produk dari Sensys yang memiliki head office di houston USA. fitur web based apakah yang ditawarkan oleh intellimax?
Baca Selengkapnya…


Trik mencari modbus register

December 1st, 2012 2 comments

Anda pernah mengalami kesulitan ketika mencari register address dari device modbus yang datasheetnya sudah hilang atau susah ditemukan di internet, atau merek yang jarang dipakai banyak orang? maka jika anda memilki software untuk membaca data pengukuran dari device tersebut maka anda masih ada kesempatan untuk mengetahui registernya. Baca Selengkapnya…


ICONICS – GENESIS32 – HMI REVIEW

January 14th, 2012 No comments

GENESIS32 merupakan produk HMI buatan dari ICONICS, Inc. yang seperti kebanyakan HMI lainnya yaitu untuk memudahkan engineer membuat aplikasi untuk memonitoring, mengendalikan, dan berkomunikasi pada alat/instrument atau controller atau pada komputer lainnya.

Baca Selengkapnya…


Pengukuran Flow Gas (AGA-3 & AGA-8)

December 1st, 2011 No comments

AGA atau American Gas Association adalah sebuah asosiasi yang berkecimpung untuk standard, metode, dan kalkulasi dalam pengukuran Gas. berikut adalah algoritma yang dapat digunakan untuk melakukan perhitungan flow gas yang melewati Orifice.

Baca Selengkapnya…


Faulty Measurement Analysis

October 23rd, 2011 No comments


Faulty Measurment
– atau Error in Measurement – Kesalahan Pengukuran

Adalah sebuah kesalahan dalam pengukuran dalam alat ukur (yang telah terkalibrasi) akibat faktor eksternal atau internal dari alat ukur itu sendiri. (yang kali ini akan dibahas untuk faktor eksternal, terutama pada power quality  input)

Penyebab kesalahan pengukuran  dapat terjadi dari berbagai sebab yaitu:

Internal :

  1. Nilai yang diukur diluar jangkauan alat (Out of range)
  2. Batasan alat (Device Limitation) misal: Input Voltage, Environment Temperature (Suhu Lingkungan), Humidity, dll
  3. Instrument Error (Alat ukur error/rusak)

External (Electricity):

  1. Noise Input Voltage (Spike Voltage)
  2. Harmonik
  3. Unstable Voltage
  4. Electromagnetic Interference (EMI) atau juga biasa disebut RFI (Radio Frequency Interference)

Pengklasifikasian tesebut (Internal dan Eksternal) merupakan klasifikasi berdasarkan input (Rifqi Imanto,2011)

Sedangkan berdasarkan paper “Error in Measurement” oleh Sunil Kumar Singh,2007 kesalahan pengukuran diklasifikasikan ditinjau dari output measurement sebagai Systematic Error dan Random Error. Dimana Systematic Error berelasi dengan Akurasi sedangkan Random Error berelasi dengan Presisi.
Systematic Error: Instrument Error, Procedural Error
Random Error: Least count error, Mean value error Baca Selengkapnya…


Modbus Exception Codes

September 10th, 2011 No comments

Modbus Exception Codes adalah  sebuah reply dari slave ketika kita mengQuery ke slave.

susunan Frame nya sebagai berikut:

[Slave Address] [Function Code Exception] [Error Code] [CRC1] [CRC2]

 

Function Code Exception:

merupakan “exception code” dari “function code” yang kita query kan ke Slave
contoh:

ketika kita merequest Funtion code 03 (Read Holding Register) maka exception code-nya adalah 83

ketika kita merequest Funtion code 06 (Write Multiple Register) maka exception code-nya adalah 86

Berikut adalah tabelnya:

Function Code in Request

Function Code in Exception Response

01 (01 hex) 0000 0001

129 (81 hex) 1000 0001

02 (02 hex) 0000 0010

130 (82 hex) 1000 0010

03 (03 hex) 0000 0011 131 (83 hex) 1000 0011

04 (04 hex) 0000 0100

132 (84 hex) 1000 0100
05 (05 hex) 0000 0101 133 (85 hex) 1000 0101
06 (06 hex) 0000 0110 134 (86 hex) 1000 0110
15 (0F hex) 0000 1111 143 (8F hex) 1000 1111
16 (10 hex) 0001 0000 144 (90 hex) 1001 0000

Error Code:

merupakan pesan error yang ingin disampaikan oleh slave terdiri seperti pada tabel dibawah:

Code Name Description
01 ILLEGAL FUNCTION The function code received in the query is not an allowable action for the slave
02 ILLEGAL DATA ADDRESS The data address received in the query is not an allowable address fror the slave
03 ILLEGAL DATA VALUE A value contained in the query data field in not an allowabel value for the slave.
04 SLAVE DEVICE FAILURE An unrecoverable error occurred while the savel was attempting to execute the requested action
05 ACKNOWLEDGE The slave has accpeted the request and is processing it, but a long duration of time is required to do so.
06 SLAVE DEVICE BUSY The slave is engaged in a long duration command.
07 NEGATIVE ACKNOWLEDGEMENT The slave cannot perform the program function received I the query
08 MEMORY PARITY ERROR The slave attempted to read extended memory, but detected a a parity error on the memory

Atau yang lebih lengkap:

Exception Code

Name

Meaning

01
(01 hex)

Illegal
Function

The function code received in the query is not an allowable action for the slave. This may be because the function code is only applicable to newer devices, and was not implemented in the unit selected. It could also indicate that the slave is in the wrong state to process a request of this type, for example because it is unconfigured and is being asked to return register values. If a Poll Program Complete command was issued, this code indicates that no program function preceded it.

02
(02 hex)

Illegal Data Address

The data address received in the query is not an allowable address for the slave. More specifically, the combination of reference number and transfer length is invalid. For a controller with 100 registers, a request with offset 96 and length 4 would succeed, a request with offset 96 and length 5 will generate exception 02.

03
(03 hex)
Illegal Data Value A value contained in the query data field is not an allowable value for the slave. This indicates a fault in the structure of remainder of a complex request, such as that the implied length is incorrect. It specifically does NOT mean that a data item submitted for storage in a register has a value outside the expectation of the application program, since the MODBUS protocol is unaware of the significance of any particular value of any particular register.

04
(04 hex)

Slave Device Failure

An unrecoverable error occurred while the slave was attempting to perform the requested action.
05
(05 hex)
Acknowledge Specialized use in conjunction with programming commands.
The slave has accepted the request and is processing it, but a long duration of time will be required to do so. This response is returned to prevent a timeout error from occurring in the master. The master can next issue a Poll Program Complete message to determine if processing is completed.
06
(06 hex)
Slave Device Busy Specialized use in conjunction with programming commands.
The slave is engaged in processing a long-duration program command. The master should retransmit the message later when the slave is free..
07
(07 hex)
Negative Acknowledge The slave cannot perform the program function received in the query. This code is returned for an unsuccessful programming request using function code 13 or 14 decimal. The master should request diagnostic or error information from the slave.
08
(08 hex)
Memory Parity Error Specialized use in conjunction with function codes 20 and 21 and reference type 6, to indicate that the extended file area failed to pass a consistency check.
The slave attempted to read extended memory or record file, but detected a parity error in memory. The master can retry the request, but service may be required on the slave device.
10
(0A hex)
Gateway Path Unavailable Specialized use in conjunction with gateways, indicates that the gateway was unable to allocate an internal communication path from the input port to the output port for processing the request. Usually means the gateway is misconfigured or overloaded.
11
(0B hex)
Gateway Target Device Failed to Respond Specialized use in conjunction with gateways, indicates that no response was obtained from the target device. Usually means that the device is not present on the network.

 

 

Sumber:
http://ehelp.ingeardrivers.com/mbopc/trouble_shooting/error_codes/modbus_exception_codes.htm

http://www.simplymodbus.ca/exceptions.htm


Instrument Wellhead Compressor

June 23rd, 2011 3 comments

Wellhead Compressor merupakan compressor yang dipasang di wellhead yang digunakan untuk menarik gas dan mengkompresi dan dikirim ke plant.

Baca Selengkapnya…


Flow Measurement and Calculation

May 20th, 2011 No comments

Dalam pengukuran Flow (Fluida) berbagai metode dapat dilakukan untuk mengetahui laju aliran dalam sebuah pipa.

Metode 1 – Pengukuran Laju Aliran – Menggunakan baling-baling

Gambar.1 Baling-baling

Baca Selengkapnya…


Menggunakan Modbus Slave Multiple RTU

February 1st, 2011 63 comments

Modbus Slave Multiple RTU merupakan software yang berfungsi sebagai simulator pengganti PLC/Transmitter berbasis modbus. Jadi software ini menjadi PLC “Dummy” yang berisikan register-register modbus (Holding Register, Input Register, Status Register, dan Coil Register). Register tersebut dapat diakses menggunakan serial port dengan menggunakan PLC ataupun Komputer lain yang berfungsi sebagai HMI. Kegunaannya adalah untuk menggantikan PLC sebenarnya agar ketika membuat HMI akan lebih praktis ketika mencoba mengakses register. Kelebihan utama software ini yaitu dapat menjadi beberapa “dummy” sekaligus. cocok untuk membuat HMI pada SCADA system yang memiliki banyak RTU agar lebih praktis tidak memerlukan menggunakan banyak PLC yang sebenarnya.

Baca Selengkapnya…