IEC 61499 – Future, universal, and the next Automation trend?

Para engineer yang berkecimpung di dunia automation khususnya PLC dan controller sejenisnya pasti sudah sangat familiar dengan standard programming language yang biasa dipakai untuk membuat program di PLC yaitu IEC 61131-3. tapi apakah ada yang pernah dengar atau paham IEC 61499? saya sendiri setelah 10 tahun berkecimpung di dunia PLC akhirnya baru mendengar Standard IEC ini yang juga untuk PLC. itu pun dikarenakan belakangan ini Schneider Electric gencar mempromosikan product barunya yaitu Automation Expert yang mengusung IEC 61499 dan Universal Automation.

Lalu sebenarnya standard apakah ini? apakah ini sesuatu yang baru? berikut penjelasnnya…..

Bag 1:

IEC 61499 merupakan standard untuk Control System dan Industri Proses dan pengukuran yang menggunakan Function Block sebagai programming languagenya. namun tidak seperti Function Block biasa pada IEC 61131-3 konsep yang di usung oleh IEC 61499 lebih menarik yaitu model Function blocknya lebih generic untuk Distributed Control System. ya.. IEC 61499 di design mirip sekali dengan yang digunakan DCS (DCS masa kini) walaupun ternyata DCS tidak menggunakan standard ini karena memang sejarahnya berbeda nenek moyang. tapi konsep nya serupa! untuk informasi lebih jelas mengenai bagaimana konsep IEC61499 bisa di cek di Wikipedia:
IEC61499 .

Menurut wikipedia di sana dijelaskan bagaimana Arsitektur IEC 61499 dapat digunakan untuk distributed system. dimana kita membuat program tidak perduli program ini ada disimpan di controller mana, yang terpenting adalah output applicationnya. kita bisa saja punya aplikasi yang functionnya terdapat pada controller yang berbeda.

Architecture IEC 61499 : wikipedia

Selain dari architecture, yang digadang-gadang dari IEC61499 adalah Universal Automation. wow… dengan software IEC 61499 kita bisa menggunakan controller dari brand apapun? dan dengan program yang sama, sungguh konsep yang luar biasa. dan agak kurang masuk akal jika dilihat dari segi bisnis. apa brand controller akan bersedia membuka devicenya? kita lihat saja trendingnya nanti….

Walaupun di Wikipedia tidak menyebutkan bahwa IEC 61499 adalah Universal Automation. software-software IEC 61499 mengclaim bahwa software IEC 61499 mereka adalah Universal Automation.

memang secara konsep unversal automation bukan hal yang mustahil. karena saat ini saja hanya ada 2 software programming yang menjadi leader dan dipakai berbagai brand yaitu ISAGraf dan CodeSys. dan segment nya terbagi pun terbagi 2, CodeSys spesialis ke Machinary dan Manufaktur, sedangkan ISAGraf lebih ke Industri Process. jadi lintas brand dengan programming software yang sama bukan merupakan hal yang mustahil.

Bahkan bukan rahasia lagi, kalau beberapa Brand ternama tidak memproduksi semua controllernya sendiri. seperti Schneider Electric yang sudah sejak tahun 90an dikenal memiliki kerjasama dengan brand-brand lain untuk controller PLC nya (tanpa Akuisisi). contohnya yang saat ini masih aktif:
M221-M241-M251-TM3 = Hardware license dari IDEC, produksi di pabrik Schneider, firmware by Schneider, Software by CodeSys
M258-TM5 = B&R
Zelio Logic = Crouzet

Sedangkan PLC Modicon yang full di develop sendiri oleh Schneider Electric baik hardware, firmware, dan softwarenya hanya untuk yang High End product seperti Modicon M340 dan M580

Jadi Universal Automation yang merupakan gimmick dari IEC 61499 bukan sekedar konsep…tapi sudah terjadi. hanya saja kedepannya apakah principal dari brand akan membuka architecture hardwarenya untuk IEC 61499? atau bersedia membuat kan firmwarenya yang compliance 61499? kita tunggu saja.


Bag 2:

Sampai kapan kita menunggu Universal Automation?

kita lihat dulu sejarahnya…. yang saya tidak duga adalah ketika Standard IEC 61499 ini dibuat pada tahun 2005, si Isagraf langsung mengambil bagian untuk mengimplementasi di softwarenya!

ya, 15 tahun yang lalu…. ISAGraf sudah memulai IEC61499 sebelum perusahaan ini akhirnya di beli oleh Rockwell Automation. yang membuat controller-controller yang sebelumnya menggunakan Isagraf jaga jarak dengan IsaGraf, dan beberapa akhirnya membuat software sendiri agar tidak ketergantungan dengan Isagraf yang tidak lagi independent seperti Codesys. sebut saja SCADAPack, Foxboro RTU yang sebelumnya menggunakan Isagraf, kemudian pelan-pelan menjauh dan akhirnya punya software sendiri ketika sudah diakuisisi Schneider Electric.

Lalu adakah setelah 2005 yang mencoba peruntungan di IEC 61499….? ADA! kita sebutkan satu persatu:

  1. ISAGraf -2005
  2. NxtOne – 2007
  3. FBBuilder

Yang menarik adalah… ketika IEC 61499 tidak terlalu seksi untuk dipakai. justru ada satu brand besar yang malah melirik untuk mengakuisisi NxtOne pada tahun 2017 yang kebetulan masih konsisten fokus di IEC 61499.
Ya… Schneider Electric mengakuisisi NxtOne pada 2017. walaupun setahun sebelumnya Schneider Electric baru merelease software serupa yang futuristik yaitu Prometheus namun tidak based on IEC 61499. disisi lain NxtControl sebenarnya independent software seperti Codesys yang bekerjasama dengan berbagai brand PLC untuk mengimplementasi IEC 61499 seperti Mitsubishi Electric https://be3a.mitsubishielectric.com/fa/nl/solutions/efactory/alliance/partner?category_id=0&field_id=0&id=1341

Prometheus adalah software engineering untuk programming PLC lintas platform berbasis IEC 61131-3. ya masih dengan bahasa yang sama dengan PLC pada umumnya, namun Prometheus dikembangkan untuk digunakan untuk hardware PLC dari brand apapun!. sangat menarik, ketika Schneider Electric masih mengandalkan Codesys untuk PLC low end nya, namun diam-diam Schneider electric juga membangun software engineering sendiri yang sangat mumpuni, bahkan bisa digunakan untuk brand PLC lain! Prometheus dikembangkan oleh divisi Software schneider dari hasil akuisisi Invensys yaitu Wonderware Team. saat ini divisi software Schneider Electric bertransformasi dengan merger ke perusahan Engineering Software yaitu Aveva.

kembali ke IEC 61499, Schneider Electric saat ini sedang hot-hotnya akan merelease software IEC 61499 di beberapa negara (tidak termasuk Indonesia dalam waktu dekat) dan sudah memilki beberapa Success Story. Software tersebut adalah EcoStruxure Automation Expert …. yang sebenarnya seperti kita ketahui adalah jelmaan dari software yang di develop oleh NxtControl dan di kawinkan dengan teknologi yang dimiliki oleh Prometheus! klop… dan datang lah sebuah future Universal Automation. oiya dan satu lagi untuk visualisasi HMI nya Automation Expert ini dibekali dengan platform paling popular dan powerfull yaitu Wonderware System Platform.

Di Schneider Electric sendiri sebenarnya juga ternyata bukan hal baru untuk mengimplement IEC61499 di controller Schneider, pada FoxRTU SCD2000 series, sudah lama mengimplentasikan IEC61499 karena menggunakan software ISAGraf


Literature mengenai Ecostruxure Automation Expert (EAE) :

  1. https://www.se.com/ww/en/work/products/industrial-automation-control/ecostruxure-automation-expert/
  2. untuk coba-coba pelajari konsep IEC 61499 :https://shop.exchange.se.com/en-US/apps/62304/ecostruxure-automation-expert
Ecostruxure Automation Expert
Software NxtControl IEC 611499

Bag 3.

sebagai penutup berikut adalah video mengenai Ecostruxure automation Expert dan IEC 61499:

dan berikut adalah online Demo untuk lihat-lihat bagaimana isi dari Ecostruxure Automation Expert:

https://demo.se.app/ecostruxure-automation-expert/

Demo

Sumber:

  • http://www.se.com
  • https://www.nxtcontrol.com/en/engineering/
  • https://www.arcweb.com/blog/why-did-schneider-electric-acquire-nxtcontrol
  • https://www.rockwellautomation.com/en-id/support/documentation/technical-data/isagraf_20190326-0743.html
  • https://www.automation.com/en-us/products/product15/invensys-enhances-infusion-scada-20-for-remote-app
  • https://www.iec61499.de/tools.htm
  • https://en.wikipedia.org/wiki/IEC_61499

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *