Belajar Menggunakan Wonderware (HMI)

Di dalam subsistem dari SCADA terdapat yang namanya HMI (Human Machine Interface), yang secara harfiah dapat di definisikan sebuah alat/Komputer dengan tampilan grafis yang berhubungan langsung dengan manusia. Jadi HMI adalah sebuah Komputer yang menampilkan data-data dari hasil pengukuran, pengontrolan, atau menggambarkan sebuah proses yang sedang terjadi secara aktual (Real time).
Untuk membuat HMI pada komputer sebenarnya ada banyak jenisnya dan kita dapat membuat HMI dengan konvensional programming seperti Visual Basic, Visual C++, Visual C#, Delphi, Java, dan lain lain. Namun pada industri banyak HMI engineer dan Perusahaan lebih memilih menggunakan sebuah tools instan untuk membuat software HMI seperti  Wonderware. Hal ini disebabkan perusahaan lebih memilih untuk menghemat waktu dan cost dalam pembuatan HMI, sedangkan dari sisi HMI engineer lebih dimudahkan dalam pembuatannya. karena tools-tools grafik dan animasi sudah banyak tersedia di dalam HMI maker seperti Wonderware. walaupun dari sisi harga Wonderware jauh lebih mahal ketimbang dengan harga lisensi pemrograman konvensional bahkan ada yang gratis/open source.

Sekarang kita mulai bagaimana menggunakan wonderware bagi yang masih awam seperti saya.

Pertama-tama buka lah Intouch, yaitu Application manager nya wonderware. Kemudian akan muncul jendela seperti dibawah ini:

Kemudian setelah muncul jendela seperti gambar diatas, maka pilihlah “New Application” yaitu sebuah gambar dipojok kiri atas dengan gambar kertas kosong.
setelah itu akan muncul jendela seperti dibawah. yaitu untuk mengatur dimana folder untuk kita akan menaruh Aplikasi yang akan kita buat.

[spoiler][/spoiler]

Setelah mengisikan folder mana tempat anda menaruh, maka klik Next>  akan memunculkan window seperti dibawah kemudian beri nama direktori/folder yang ingin dibuat.

[spoiler][/spoiler]

Setelah mengisikan nama folder, selanjutnya beri nama aplikasi dan deskripsi. untuk pilihan “Intouch View Application” biarkan untuk tidak tercentang.

[spoiler][/spoiler]

maka setelah selesai akan kembali ke application manager lagi, dan disitu sudah terdapat file yang telah kita buat.

[spoiler][/spoiler]

klik dobel pada aplikasi yang baru saja kita buat, maka kita akan masuk ke Intouch – WindowMaker, seperti gambar dibawah:

[spoiler][/spoiler]

nah pertama-tama kita buat window dulu. pilih new window atau di klik gambar kertas putih di pojok kiri atas. maka akan muncul dialog seperti dibawah. Isikan nama window nya. biarkan kolom lain seperti defaultnya, atau jika anda ingin mencoba-coba juga boleh seperti merubah warna window di Window Color mengatur ukuran window yang aka di buat di window width dan window height atau mengatur posisi window ketika muncul anda bisa mengaturnya di X Location dan Y Location

Setelah itu anda telah memiliki tampilan window seperti gambar di bawah

[spoiler][/spoiler]

kemudian beri teks seperti pada gambar dibawah, dengan menggunakan Text tool di panel sebelah kiri bergambar huruf  T

[spoiler][/spoiler]

Setelah itu pada angka 0 (Nol) yang telah dibuat. klik dobel, kemudia akan memunculkan window seperti dibawah.

[spoiler][/spoiler]

kemudian pada bagian Value display beri centang pada Analog dan klik pada tombol tersebut. setelah itu akan muncul window seperti dibawah, beri nama untuk ekspresinya (Nama unik, berbeda2)

[spoiler][/spoiler]

setelah diberi nama, kemudia klik dobel di text box expression tersebut maka akan muncul dialog box seperti dibawah, klik OK.

setelah di klik OK akan muncul dialog baru seperti dibawah,

[spoiler][/spoiler]

kemudian klik pada bagian Type untuk memilih jenis variabel yang akan ditampilkan sebagai value. maka akan muncul pilihan seperti dibawah:

[spoiler]

[/spoiler]

pilih type I/O integer. karena kita menggunakan nilai dari port I/O. untuk jenisnya kita bisa pilih integer untuk menampilkan bilangan integer. setelah dipilih maka akan muncul pilihan baru dibawahnya yaitu Access Name

[spoiler][/spoiler]

klik pada tombol Access name seperti pada gambar diatas. kemudian akan muncul dialog Access Name. kita dapat menggunakan Access Name yang sudah ada atau kita bisa merubah ataupun membuat baru. untuk membuat baru maka pilihlah Add maka akan muncul dialog Add Access Name seperti pada gambar dibawah kanan. isikan Access dengan nama terserah anda. pada bagian Application Name isikan dengan MODBUS karena kita akan menggunakan Modbus IO Server sebagai IO Communicator. jika menggunakan OPC lain misal Kepware maka application name nya menyesuaikan. dan pada bagian Topic Name isikan dengan nama tertentu biasanya nama Topic name untuk mengenali penomoran RTU dalam SCADA misal diberi nama RTU-01 atau RTU-02 dan semacamnya.

[spoiler][/spoiler]

setelah selesai dan klik tombol OK maka akan kembali ke dialog Access Names, namun sudah terdapat access name yang baru saja kita buat. pilih dan close. maka dialog sebelumnya akan muncul Access name yang telah kita pilih. seperti pada gambar dibawah 2.

[spoiler][/spoiler]

Isikan pada bagian Item dengan adress Modbus yang ingin kita tampilkan (di contoh adalah menampilkan register 1 dari Holding register). kemudian lakukan langkah yang sama untuk masing-masing value.

Setelah semuanya selesai sekarang tinggal mensetting IO Communication di IO Server/ Modicon Modbus.

[spoiler][/spoiler]

Jalankan aplikasi Modicon Modbus maka akan muncul window seperti dibawah:

[spoiler][/spoiler]

Masuk ke Configure -> Topic Definition seperti pada gambar dibawah. maka akan muncul window Topic Definition, pilih New maka akan muncul lagi window MODBUS Topic Definition. isikan Topic Name dengan Topic Name yang  sama dengan telah kita buat di Intouch WindowMaker.  isi Slave ID atau RTU address. kemudian menuju kolom Update Interval isikan dengan nilai waktu yang anda inginkan untuk refresh data/ mengupdate data dalam satuan milisekon. kemudia pilih OK.

[spoiler][/spoiler]

setelah selesai, jangan tutup software IOServer tersebut. biarkan terbuka, kembali lagi ke InTouch jalankan aplikasi yang telah kita buat dengan cara mengKlik tombol Runtime yang berada pada pojok kanan atas window. setelah di Runtime maka akan muncul window seperti dibawah:

[spoiler][/spoiler]

Koneksi pada gambar diatas masih failed karena saya belum menghubungkan Port Serialnya ke Slave. sedangkan pada gambar dibawah sudah terkoneksi dengan Slave melalui Serial Port. (saya menggunakan Bluetooth Serial Port untuk koneksi ke Slave)

untuk memudahkan membuat slave atau membuat banyak slave tanpa menggunakan slave/RTU sebenarnya maka dapat digunakan komputer lain dengan bantuan software Multiple RTU Simulator yang bisa di download di www.RifqiOn.com/downloads


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *